Satgas Pangan Polres Tulungagung Cek Harga dan Ketersediaan Bapokting Jelang Ramadan

 Tulungagung – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Satgas Pangan Polres Tulungagung melaksanakan pengecekan harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di wilayah hukum Polres Tulungagung, guna memastikan stok aman dan harga tetap stabil.



Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu pagi, 4 Februari 2026, bertempat di Pasar Ngunut Kabupaten Tulungagung, yang beralamat di Jl. Pahlawan Krajan No. 3, Lingkungan 6, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

Pengecekan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tulungagung IPTU Andi Wiranata Tamba, didampingi Anggota Satgas Pangan Unit V Pidek Satreskrim Polres Tulungagung, serta melibatkan instansi terkait, antara lain Bagian Perekonomian Pemda Kabupaten Tulungagung, Disperindag Kabupaten Tulungagung, Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, dan Bulog Kabupaten Tulungagung.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok Bapokting di Pasar Ngunut terpantau dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan. Namun demikian, terdapat kenaikan harga pada komoditas cabai rawit merah.

Harga cabai rawit merah tercatat cukup tinggi, dengan harga beli pedagang mencapai Rp 69.000,- per kilogram, yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Cabai tersebut disuplai dari Binangun Kabupaten Blitar dan Pare Kabupaten Kediri.

Kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh faktor cuaca, yakni curah hujan yang cukup tinggi, sehingga mengakibatkan hasil panen cabai tidak maksimal dan kualitas cabai lebih mudah rusak.

Secara umum,harga Bapokting di Pasar Ngunut masih terpantau stabil, meskipun terdapat fluktuasi harga pada komoditas tertentu, terutama cabai, yang dipengaruhi oleh faktor musim.

Kasihumas Polres Tulungagung IPTU Nanang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif Polres Tulungagung bersama stakeholder terkait dalam menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok penting tetap aman dan harga tidak mengalami lonjakan signifikan menjelang bulan Ramadan. Dari hasil pemantauan, stok Bapokting aman dan tidak ada kelangkaan”, ujar IPTU Nanang.

Lebih lanjut, IPTU Nanang menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

“Kenaikan harga cabai bersifat fluktuatif dan dipengaruhi faktor musim, khususnya curah hujan tinggi yang berdampak pada hasil panen. Satgas Pangan akan terus melakukan monitoring secara berkala”, tambahnya.

Polres Tulungagung bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan distribusi dan harga Bapokting, guna memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat dalam menyambut Bulan Suci Ramadan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polda Jatim Sampaikan Update Arus Lalu Lintas Hari Keempat Operasi Lilin Semeru 2025

Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan

*Polda Jatim Sampaikan Update Arus Lalu Lintas Hari Ketiga Operasi Lilin Semeru 2025*